Komendan Distrik Militer (KODIM)
1503/Tual lakukan pemantauan di sejumlah titik Program TMMD berlangsung.
Pantauan Media ini Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim S.I.P., M.I.P, melakukan pemantauan di sejumlah titik Program TMMD berlangsung mulai dari program Sumur Bor,dan RTLH di berbagai titik.
Kegiatan TMMD ke 127 Tahun anggaran 2026 merupakan Program rutin kerja sama TNI dengan Pemerintah Daerah secara serempak di seluruh Indonesia,
salah satunya di Kabupaten Kepulauan Aru ungkap Dansatgas/Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim,SIP.M.I.P, kepada sejumlah media Kamis 19/02-2026 bertempat di Lokasi RTLH sasaran 2 belakang Kantor BPJS Kepulauan Aru.
Dikatakan Ada 2 jenis kegiatan yang TMMD lakukan yaitu kegiatan Fisik dan Non Fisik,kalau fisik sendiri meliputi pembangunan rumah tidak layak huni(RTLH)
kemudian pembangunan MCK serta sumur bor,jadi sasarannya RTLH di pulau Wamar ini,ada 5 titik sementara di Longgar dan Apara ada 3 titik.beber Letkol Andi
Letkol Andi,berharap dalam 30 hari ke depan progres tersebut bisa di selesaikan sesuai dengan capaian atau sasaran yang di butuhkan,ini merupakan hasil kerja sama dari pemerintah Daerah dan pemerintah Desa.harapannya agar semua program ini harus tepat sasaran,kita tidak menentukan secara sepihak.
Ujar Letkol Andi
Lebih lanjut kata Letkol Andi kalau kegiatan nonfisik meliputi,
penyuluhan masalah stanting,
bahaya Narkoba,Wawasan Kebangsaan,dan Kerukunan Beragama,selain itu ada juga penanaman Pohon serentak dalam rangka pelestarian lingkungan khususnya di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru beber Dansatgas.
Saat di singgung soal progres kerja,Dansatgas 1503/Tual mengatakan, target pekerjaan kita hingga hari ini berkisar antara 20-30% sementara untuk pengeboran sendiri semua sudah menemukan sumber air tinggal saja pembuatan kedudukan tandon air dan pemasangan instalasi air ungkap Dansatgas.
Sementara terkait dengan kendala yang di hadapi satgas TMMD di lapangan Letkol Andi mengatakan, terkait kendala mungkin saja kemarin ada koordinasi dengan Pemda ada beberapa sasaran yang berubah sehingga progres pembangunan RTLH agak sedikit terlambat tetapi itu tidak jadi masalah bagi kita, akan kita berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target selama 30 hari kerja,sementara untuk mobilisasi bahan sendiri kalau untuk di pulau Wamar tidak ada masalah cuma mungkin di desa Longgar dan Apara itu bahan bangunannya masih di persiapkan sehingga tiba di desa setempat tinggal di pasang dan di bangun ungkap Dansatgas/DANDIM 1503/Tual.Letkol Inf Andi Agussalim


Social Header