Breaking News

KUPP Kelas III Dobo: Angkutan Lebaran 1447 H Tidak Beda Jauh Dengan Angkutan Natal 2025

DOBO,LINTASMALUKUNEWS,-Menindak lanjuti angkutan laut menjelang bulan Puasa dan Lebaran 1447 H tahun 2026 mendatang,perlu di waspadai pasalnya belajar dari pengalaman di tahun 2025 jelan Nataru kemarin Kapal KM TATAMAILAU sampai ofer penumpang.

Kepala UUP Kelas III Dobo Ruswan Wusurwut SE,kepada media ini mengtakan,persiapan ASNGKUTSN Lebaran mungkin nanti ada informasi awal dari Kementrian Perhubungan terkait dengan kesiapan angkutan Lebaran jadi biasanya seminggu sebelum hari raya itu ada rapat sehingga ada persiapan di Unit kerja masing masing.ungkap Riswan pada jumat 14/02-2026 di ruang kerjanya

Lebih lanjut kata Ruswan,mungkin tidak berbeda jauh dengan NATARU tahun 2025 kemarin sehingga untuk informasi sementara,armada juga masih tetap sama,cuma mungkin ada penambahan trayek khusus untuk kepulauan Aru sendiri yaitu  KM SABUK 32 tujuan Kecamatan Marlasi,itu di siapkan untuk lonjakan penumpang,sehingga mungkin menjadi bahan evaluasi bagi kami di angkutan NATARU kemarin. sehingga, itu perlu untuk di perhatikan lagi dengan kondisi masalah keselamatan terutama yang berada di Pelabuhan rakyat seperti kapal kecil atau yang sering di sebut dengan palembang itu perlu untuk di perhatikan.dan harus mempersiapkan alat alat keslamatan untuk fasilitas kapal sendiri sehingga penumpang dengan kondisi cuaca yang ekstrim mungkin menjadi perhatian khusus bagi kami di UPP Kelas III Dobo pungkasnya

lanjutnya untuk pelayanan umum di dermaga Pelabuhan Yosudarso Dobo sepanjang ini masih berjalan dengan baik dengan kondisi eksis dengan dermaga yang sudah di bangun walaupun belum diresmikan tetapi sudah menjadi satu kewajiban sehingga kapal bisa bersandar dengan aman lancar,aktifias bongkar muat emberkasi emberkasi itu semua berjalan dengan lancar,sambil menunggu kedepannya juga munkin kita lounching untuk ruang tunggu terminal penumpang,di pelabuhan Yosudarso Dobo.ujarnya

sementara untuk terminal penumpang kami juga juga menunggu surat usulan ke  KPKML segera di setujui untuk bisa areal parkir kendaraan roda Empat maupun roda Dua untuk sementara menunggu semoga bisa di percepat supaya dengan adanya pembongkaran gedung lama dan terminal lama sehingga mungkin menjadi satu fasilitas untuk modal transportasi sehingga mungkin bisa terarah untuk parkiran kendaraan motor dan cakupan untuk arealnya di pelabuhan Dobo sendiri itu sudah luas sehingga itu mungkin kami harapkan secepatnya di hapus sehingga bisa di bongkar supaya  tidak terlihat bahwa ada Dua bangunan kantor dan Dua Terminal Penumpang.ungkap Riswan.

Dakhir pembicaraan Riswan beraharap agar pemerintah Daerah selalu mendukung sehingga akses untuk masuk ke pelabuhan itu bisa segera di aspal sehingga jalan masuk itu lebih terarah sehingga kendaraan yang lalu lalang masuk ke pelabuhan itu sudah lebih baik di bandingkan dengan tahun tahun kemarin namun pada prinsipnya kami menunggu saja sehingga mungkin itu salah satu akses untuk masuk ke pelabuhan,jadi kalau sudah di benahi sudah di aspal berarti sudah lebih bagus pastinya sehingga terlihat i pelabuhan Dobo ada dua pintu yakni pintu masuk dan pintu keluar dan ini menjadi pekerjaan rumah juga untuk kami nanti,di buatkan trafik untuk penumpang di terminal penumpang yang baru,fasilitas loket untuk Bording pass termasuk dengan petugas PELNI yang di tempatkan posisinya sehingga itu mungkin lebih teraraah lebih teratur lebih nyaman ke depannya.

Riswan menambahkan untuk penjualan tiket kapal PELNI tetap beraktifitas di kantor namun kami tetap antisipasi juga bagi penumpang yang belum memiliki tiket,karen penjualan tiket itu sudah berbasis online sehingga itu mungkin di persiapkan,tetapi untuk loket bording itu di fasilitasi di terminal penumpang termasuk kloset untuk penumpang cacat,ibu menyusui semua sudah ada jadi mungkin kedepanya bisa di percepat supaya bisa di gunakan pada angkutan Lebaran 2026 nanti.LMN01  
© Copyright 2022 - LINTAS MALUKU NEWS