Breaking News

Warga Kisar Minta Pemerintah Pusat Bantu Satu Kapal PELNI

Kisar,LINTASMALUKUNEWS.COM Pelayanan Kapal Perintis rute Maluku Barat Daya (MBD) - Kupang diduga tidak maksimal, terutama di akhir tahun 2026 pasca kapal menjalani dok tahunan. Kondisi ini membuat masyarakat MBD, khususnya di Pulau Kisar, meminta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) untuk segera menyikapi kondisi di daerah terluar tersebut.

Diketahui, Pulau Kisar adalah salah satu pulau terluar Indonesia yang terletak di Selat Wetar dan berbatasan langsung dengan negara Timor Leste. Jarak antara Pulau Kisar dengan wilayah terdekat Timor Leste sekitar 12 mil laut atau 22 kilometer. Luas Pulau Kisar sekitar 82 km persegi dan secara administratif masuk Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

Pulau Kisar terbagi menjadi dua kecamatan, yakni Kecamatan Kisar Utara dan Kecamatan Kisar Selatan dengan jumlah penduduk 13.185 jiwa (BPS 2022).

Untuk aktivitas kepelabuhanan, Pulau Kisar memiliki *Pelabuhan Laut Wonreli* di Kota Wonreli, Kecamatan Kisar Selatan sebagai pelabuhan utama tempat sandar Kapal PELNI, serta *Pelabuhan Pantai Jawalang* sebagai pelabuhan alternatif rakyat untuk bongkar muat penumpang dan barang.

Hary A., pemuda asal Pulau Kisar kepada media ini mengatakan, masyarakat sangat membutuhkan kapal PELNI.

"Kami sangat membutuhkan kapal PELNI karena armada yang dikelola oleh BUMN seperti PT PELNI itu jadwalnya sangat jelas dan tepat sesuai jadwal, tidak seperti Kapal Sabuk Nusantara yang dikelola oleh oknum pengusaha lokal," tandasnya.

Menurutnya, kapal yang dikelola langsung oleh PT PELNI walau naik docking tahunan sudah disiapkan kapal pengganti, bukan seperti yang terjadi sekarang.

"Kalau ada kapal yang docking berarti kita tunggu lagi sampai kapal tersebut turun docking. Untuk itu saya berharap agar Pemerintah Pusat dalam hal ini Ditjen Hubla bisa melihat kami di pulau terluar ini, berikan kami satu rute yakni trayek Kupang dan trayek Ambon, baik sandar di Pelabuhan Wonreli maupun di Pantai Jawalang," ungkapnya penuh harap.
LMN01

© Copyright 2022 - LINTAS MALUKU NEWS